Tips untuk yang Sedang Mencari Town House di Tahun 2019

Apakah kamu sedang berencana membeli tempat tinggal baru? Salah satu pilihan hunian terbaik, terutama bagi kamu yang tinggal di kota besar adalah Town House. Perumahan yang dibangun sebanyak 10-30 unit dalam satu kompleks ini menawarkan beberapa kelebihan yang cocok bagi masyarakat perkotaan.

Town House menyediakan fasilitas berlimpah dan premium yang bisa digunakan secara bersama (seluruh penghuni perumahan). Selain itu, Town House dapat terjamin keamanannya, sebab dikelilingi pagar tembok tinggi dan hanya memiliki satu akses utama untuk keluar-masuk yang dijaga pos keamanan. Nah, bagi kamu ingin cari TownHouse, sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut agar tidak kecewa di kemudian hari.


Apa yang Harus Dilakukan Sebelum Membeli Town House?

Tidak cukup hanya melihat desain dari Town House yang modern dan menarik, kamu juga perlu memperhatikan aspek lain yang bersifat legalitas. Berikut beberapa hal yang perlu kamu pastikan, diantaranya:

1. Pastikan Town House berlokasi strategis

Sudah menjadi rahasia umum bahwa masalah utama kota besar adalah kemacetan. Agar terhindar dari permasalahan ini, kamu harus memiliki hunian yang berlokasi strategis. Maka dari itu, sebelum membeli Town House, kamu harus pastikan bahwa di sekelilingnya terdapat fasilitas yang kamu butuhkan, seperti sekolahan, kampus, pusat perbelanjaan, tempat kerja, rumah sakit, restoran, atau yang lainnya.

2. Pastikan bebas dari banjir

Kamu tentu tidak mau memiliki hunian yang menjadi langganan banjir, kan? Maka dari itu, pastikan terlebih dahulu bahwa Town House yang akan dibeli bukan aliran banjir tahunan. Kamu juga perlu melakukan pemeriksaan terhadap sistem drainasenya.

Seberapa Besar Bunga yang Anda Bayar Untuk KPR Jika Dihitung Total? Ini Datanya

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan salah satu fasilitas yang diberikan oleh beberapa bank. Tujuannya yakni sebagai kredit yang bisa digunakan untuk membeli rumah ataupun kebutuhan lainnya. Adapun jaminan yang dibutuhkan untuk membuat KPR yakni rumah yang akan Anda beli. Dengan skema berupa pembiayaan mencapai 90% dari harga rumah yang ditentukan.

Dengan adanya KPR, tak dipungkiri Anda terbantu untuk mewujudkan impian membeli rumah sendiri. Beberapa bank pun berlomba-lomba untuk memberikan tawaran menarik terkait KPR. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk membuat KPR sebaiknya lakukan dulu estimasi total besaran bunga yang akan Anda bayar.


Sebelum Memilih KPR, Perhatikan Beberapa Hal Berikut

1. Estimasi Limit Pinjaman

Besarnya limit pinjaman adalah hal pertama yang sebaiknya Anda cermati. Langkah ini sebaiknya dilakukan sebelum menjumlah simulasi KPR yang akan diajukan. Limit pinjaman atau plafon yang diberikan bank kelak memberikan Anda kemudahan untuk memilih Bank KPR yang tepat.

2. Besaran Suku Bunga

Hal berikutnya adalah memastikan bahwa Anda tahu cara menghitung suku bunga. Itu dilakukan sebelum Anda memutuskan untuk memilih KPR. Sebaiknya Anda tidak gampang tergiur dengan pemberian suku bunga yang renda. Anda bisa melihat terlebih dulu contoh tabel cicilan untuk mengetahui kisaran cicilan bulanan. Serta penting pula untuk memperhatikan sistem suku bunga, baik itu suku bunga mengambang atau tetap.

Cara Jitu tapi Sopan Mengusir Teman yang Sering Buat Kekacauan di Rumah

Sebagai makhluk sosial, manusia kerap kali harus berhubungan dengan orang lain. Entah itu rekan kantor, teman bermain, hingga tetangga. Berkomunikasi dan bersosialisasi merupakan naluri manusia dan menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari. Dengan bersosialisasi, Anda bisa membagi pikiran, keluh kesah, kesedihan, dan kebahagiaan. Tak hanya itu, Anda juga akan diringankan bebannya oleh orang lain dengan sikap tolong-menolong.


Namun, bagaimana jadinya jika rekan atau teman Anda justru kerap membuat Anda tak nyaman. Salah satunya yakni situasi saat rekan berkunjung ke rumah tetapi selalu membuat repot. Tentu tak mungkin Anda mengusir rekan Anda secara paksa. Hal itu justru akan membuat hubungan silaturahmi merenggang. Oleh sebab itu, dibutuhkan cara yang lebih sopan, atau mengusir secara halus, teman yang sekiranya membuat Anda tak nyaman di rumah sendiri.

Ciri-ciri Teman yang Sering Merepotkan Jika Berkunjung

1. Menyentuh Barang di Rumah Tanpa Izin

Selain tidak sopan, perilaku tersebut tentu akan membuat Anda sebagai pemilik rumah, merasa terganggu. Sembarangan menyentuh barang-barang di rumah Anda tanpa seizin pemiliknya akan membuat Anda merasa tak nyaman.

2. Berbicara Terlalu Keras

Beberapa orang mungkin memang memiliki kebiasaan untuk berbicara dengan nada tinggi. Atau saat tertawa terbahak-bahak sampai menggemparkan seisi ruangan. Tipe teman yang seperti ini mungkin saja tak terlalu mengganggu Anda. Tapi bagaimana dengan tetangga Anda? Terlebih untuk tetangga yang tinggal persih di sebelah rumah Anda. Ini akan membuat tetangga Anda merasa terganggu. Begitu pula dengan Anda yang pada akhirnya merasa tidak nyaman.

3. Bertamu Tak Kenal Waktu

Biasanya teman yang sudah akrab dengan Anda tak masalah jika berkunjung ke rumah untuk waktu yang lama. Namun bagaimana jika orang tersebut bukan teman dekat, sehingga membuat Anda sedikit merasa terganggu. Ada kalanya Anda ingin agar ketidaknyamanan itu segera berlalu. Salah satunya dengan cara mengusir secara halus.

Apa Bedanya Townhouse dan Perumahan Biasa?

Sandang, pangan, papan, adalah tiga kebutuhan yang menjadi prioritas manusia pada umumnya. Kebutuhan akan sandang dan pangan tentu harus dipenuhi dengan segera. Sedangkan untuk papan atau tempat tinggal kerap kali bisa ditunda. Sebab kebutuhan akan tempat tinggal memerlukan perencanaan yang matang serta dana yang tak sedikit.


Beberapa orang bahkan harus bersabar dan secara disiplin menabung untuk bisa membangun tempat tinggal sendiri. Jika Anda adalah salah satu orang yang tengah berusaha membangun istana Anda sendiri, maka tak ada salahnya untuk memahami terlebih dulu perbedaan townhouse dan perumahan biasa.

Pengertian Townhouse dan Perumahan

Nampaknya tak sedikit pula masyarakat yang belum memahami betul apa perbedaan keduanya. Perlu Anda ketahui bahwa townhouse dan perumahan memiliki perbedaan. Sebelum Anda memutuskan model rumah impian apa yang diinginkan, pemahaman akan perbedaan keduanya sebaiknya dikenali lebih dulu. Tentu masing-masing tipe tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Tergantung pada kebutuhan, keinginan, dan kemampuan Anda.

1. Townhouse

Pada dasarnya townhouse adalah deretan rumah-rumah dalam suatu kompleks kecil. Jumlah rumah dalam konsep townhouse umumnya paling banyak berjumlah 30 unit. Selain itu townhouse menggunakan konsep Muster atau lingkungan tertutup. Ada pun beberapa fasilitas pendukung dalam area townhouse umumnya berupa pusat kebugaran, kolam renang, lapangan tenis, serta ruang terbuka lainnya.

2. Perumahan Biasa

Konsep perumahan biasa seperti cluster sebenarnya tak jauh berbeda dengan townhouse. Umumnya perumahan biasa juga memiliki konsep tertutup. Sehingga hanya ada satu pintu gerbang utama untuk keluar masuk para penghuninya. Sama seperti townhouse, perumahan biasa juga dibangun berderetan dan hanya dibatasi dengan tembok antar rumah. Namun untuk perumahan biasa, unit rumah yang dijual lebih banyak daripada townhouse, yakni bisa mencapai 100. Untuk fasilitas, perumahan biasa tidak dilengkapi dengan sarana seperti kolam renang atau ruang terbuka lainnya.

Cara Aman dan Tepat untuk Bisa Punya Rumah di Umur 20an

Apakah kamu bercita-cita memiliki rumah saat berusia muda? Ya, hampir semua orang mungkin memiliki keinginan serupa. Tak ada orang yang mau hidup luntang-lantung di usia tua, karena tidak memiliki rumah. Namun sayangnya, membeli rumah tak semudah membalikkan telapak tangan.

Harga properti yang setiap tahun mengalami peningkatan, tak jarang membuat tabungan yang sudah disiapkan terus saja tidak mencukupi. Maka dari itu, kamu perlu memiliki strategi khusus yang aman dan tepat agar berhasil memiliki rumah di usia muda. Kamu mau tahu seperti apa strateginya? Silahkan simak ulasan selanjutnya.


Langkah Memiliki Rumah di Usia Muda

Apakah mungkin anak muda yang berusia 20an sudah bisa memiliki rumah? Jawabannya, tidak ada yang mustahil di dunia ini. Apabila berusaha dengan cerdas dan sungguh-sungguh, impian memiliki rumah dapat dengan mudah tercapai. Berikut langkah aman dan tepat memiliki rumah di usia muda, yaitu:

1. Memperoleh pendapatan di usia muda

Syarat awal bisa membeli rumah tentu kamu harus sudah memiliki pendapatan. Saat ini mencari pendapatan bagi kalangan muda tidaklah sulit jika kamu berusaha. Selama kamu memiliki niat dan membuang gengsi, pekerjaan bisa kamu peroleh dengan mudah. Kamu bisa memperoleh pendapatan dengan membuka usaha sendiri ataupun menjadi karyawan.

Agar semakin semangat dan terinspirasi, kamu bisa membaca kisah pengusaha Indonesia yang bisa memperoleh pendapatan melimpah di usia muda, seperti Nadiem Karim, Ahmad Zaky, Willian Tanuwijaya, Hendy Setiono, Reza Nurhilman, Hamzah Izzulhaq, atau yang lainnya.

2. Menyisihkan 20% dari pendapatan

Setelah berhasil memperoleh pendapatan, selanjutnya kamu harus berkomitmen untuk menyisihkan setidaknya 20% dari pendapatanmu. Bersusah-susah dahulu, senang kemudian. Jika pada umumnya anak muda seusiamu membelanjakan uangnya untuk sekedar memenuhi gengsi, kamu harus berbeda.

Buatlah tabungan khusus anggaran membeli rumah. Hal terpenting, kamu harus komitmen tinggi bahwa 20% itu khusus untuk rumah. Tidak bisa diganggu gugat! Agar konsisten menabung, kamu bisa membayangkan berbagai keuntungan jika kamu berhasil memiliki rumah.